TENTANG KAMI | INDEX | REDAKSI | IKLAN | RSS | PETA | KONTAK | KETENTUAN | FORUM | FACEBOOK | Twitter | REGISTER | SIGN IN
Jumat, 20 Oktober 2017 - 30 Muharram 1439 H

Rupiah Kamis Sore Menguat Tipis Menjadi Rp13.082

(ANTARA ANTARA/ Ismar Patrizki)
Jakarta, (Antara Sumbar) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore, bergerak menguat tipis sebesar tiga poin menjadi Rp13.082 yang sebelumnya pada posisi Rp13.085 per dolar AS.

"Data cadangan devisa Indonesia periode Agustus 2016 yang meningkat menjadi salah satu sentimen penopang mata uang domestik," kata pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova di Jakarta, Kamis.

Bank Indonesia mencatat posisi cadangan devisa Indonesia akhir Agustus 2016 sebesar 113,5 miliar dolar AS, atau lebih tinggi daripada posisi akhir Juli 2016 sebesar 111,4 miliar dolar AS.

Ia mengatakan bahwa posisi cadangan devisa yang naik itu menambah optimisme di kalangan pelaku pasar uang terhadap ekonomi Indonesia ke depan akan terjaga di tengah kondisi global yang masih melambat.

Di sisi lain, lanjut dia, program pemerintah mengenai amnesti pajak juga masih menjadi salah satu faktor positif di pasar uang domestik. Program itu diharapkan berjalan sesuai dengan target yang akhirnya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

Analis Riset Monex Investindo Futures Agus Chandra menambahkan bahwa data mingguan klaim pengangguran Amerika Serikat akan bertambah. Situasi itu dapat menahan dolar AS bergerak di area positif.

"Penambahan yang lebih banyak dari ekspektasi dapat menimbulkan keraguan terhadap kemampuan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada tahun ini," katanya.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada hari Kamis ini mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah menjadi Rp13.090 dibandingkan hari sebelumnya (7/9) Rp13.086. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Atman Ahdiat
Semangat Pemerintah Daerah Sumatera Barat untuk memacu pertumbuhan di sektor pariwisata terpancar pada Forum Investasi Regional ...
Baca Juga