Rabu, 23 Agustus 2017 - 31 Zulqaidah 1438 H

Rupiah Selasa Sore Menguat Tipis Menjadi Rp13.125

(ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)
Jakarta, (Antara Sumbar) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Selasa sore bergerak menguat tipis sebesar empat poin menjadi Rp13.125 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.129 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk, Rully Nova di Jakarta, Selasa, mengatakan fluktuasi rupiah bergerak di kisaran sempit menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), sebagian investor yang optimistis bank sentral AS belum menaikkan suku bunga membuat rupiah terapresiasi meski terbatas.

"Peluang The Fed menaikkan suku bunga masih belum pasti, namun jika melihat data yang dirilis terutama data tenaga kerja yang masih melambat, ada potensi bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunganya," katanya.

Dari dalam negeri, lanjut dia, investor juga sedang menanti arah kebijakan Bank Indonesia. Sedianya BI juga akan mengadakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21-22 September 2016.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa investor saat ini masih hati-hati dengan dolar AS menjelang pertemuan kebijakan bank sentral AS dalam FOMC.

"Belum adanya kepastian dapat membuat sentimen terhadap dolar AS masih rapuh," katanya.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Selasa ini mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat menjadi Rp13.142 dibandingkan hari sebelumnya (19/9) Rp13.164. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Desca Lidya Natalia
     "Jadi Pak ni kalau mau jujur Pak, Saya sampek bilang 'Pak boleh gak sih saya ngomong? KPK itu independen apa ...
Baca Juga