Rabu, 23 Agustus 2017 - 31 Zulqaidah 1438 H

Panglima TNI TMMD Bangun Semangat Gotong Royong

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Jakarta, (Antara Sumbar) - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, mengatakan, pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dapat meningkatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

"TMMD diharapkan membangun semangat gotong royong, meningkatkan kepedulian sosial dan semangat kebersamaan memajukan desa lebih penting daripada melakukan pembangunan fisik (infrastruktur)," kata Panglima TNI saat membuka Rapat Paripurna TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-37, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat.

Panglima TNI meminta agar prajurit terus membangun komunikasi sosial dengan masyarakat desa, sehingga pembangunan di desa dapat terlaksana dengan cepat sesuai harapan rakyat.

"Selama TMMD, para prajurit juga saya perintahkan tidur di rumah penduduk kemudian uang lauk pauknya digunakan untuk memasak dan makan bersama penduduk di mana prajurit tersebut tinggal. Sehingga, diharapkan terjalin kekeluargaan dan persaudaraan dengan masyarakat," kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat ini.

Melalui TMMD, Gatot berharap terciptanya nilai tambah dalam prestasi kerja TNI, peningkatan kondisi sosial dalam hal wawasan kebangsaan, ketahanan dan kesejahteraan masyarakat.

"Ukuran keberhasilan TMMD dampak positif dari pelaksanaannya. Pelaksanaan TMMD harus dimaknai sebagai program yang diperlukan masyarakat," tuturnya.

Gatot menambahkan, sejalan dengan meningkatnya keinginan pemda kabupaten/kota untuk dilaksanakan TMMD di wilayahnya, maka pelaksanaan TMMD yang selama ini dilaksanakan dua kali setahun di tingkatkan menjadi tiga kali setahun.

Rapat Paripurna TNI Manunggal Membangun Desa Ke-37 bertema "Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI".

Di tempat yang sama, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono, melaporkan bahwa pelaksanaan TMMD ke-96 dan ke-97 Tahun Anggaran 2016 dapat diselesaikan secara optimal.

"Kerja sama dan koordinasi dengan unsur pemda dan masyarakat setempat terjalin dengan baik," katanya.

Pelaksanaan TMMD, kata dia, tidak hanya difokuskan dalam pembangunan fisik, seperti pembangunan fasilitas umum, pembangunan fasilitas sosial dan lahan pertanian, melainkan juga difokuskan pembangunan non fisik.

"Sasaran non fisik, yaitu memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat agar cinta Tanah Air semakin tinggi," katanya.

Menanggapi kebijakan Panglima TNI yang baru agar TMMD dilakukan sebanyak tiga kali dalam setahun, tambah KSAD, pihaknya siap untuk melakukannya, namun diperlukan koordinasi dengan pemda dalam mempersiapkan pendanaannya, program dan lainnya. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Desca Lidya Natalia
     "Jadi Pak ni kalau mau jujur Pak, Saya sampek bilang 'Pak boleh gak sih saya ngomong? KPK itu independen apa ...
Baca Juga