Sabtu, 21 Oktober 2017 - 31 Muharram 1439 H

Empat Ganda Tumpuan Harapan Juara Indonesia Terbuka

Sejumlah pebulu tangkis mengikuti babak kualifikasi pada hari pertama BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (12/6). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/)
Jakarta, (Antara Sumbar) - Tim tuan rumah menyisakan empat ganda dalam putaran perempat final kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka 2017 selepas sebelas wakil lainnya terhempas pada pertandingan putaran kedua dalam laga di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.

Empat ganda yang menjadi wakil Merah-Putih dalam pertandingan delapan besar turnamen tingkat super series premier, pada Jumat, itu adalah Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani pada nomor ganda putri.

Kemudian, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada nomor ganda putra dan pasangan andalan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, atau akrab disapa Owi/Butet, pada nomor ganda campuran.

Pasangan Della/Rosyita akan menghadapi ganda unggulan tiga asal Korea Selatan Chang Ye Na/Lee So Hee. Meskipun tertinggal 0-2 dalam catatan pertemuan dengan Chang/Lee, Della/Rosyita masih menyimpan peluang menang selama tetap menjaga fokus permainan mereka selain menguatkan sisi pertahanan.

"Kami akan berkonsultasi dengan pelatih karena dia lebih mengetahui tentang permainan kami dan lawan. Kami juga akan meminta pendapat Greysia disamping menyiapkan fokus dan stamina," kata Della setelah pertandingan putaran kedua.

Pasangan Anggia/Ketut menyatakan kesiapan sektor ganda putri sebagai nomor andalan Indonesia dalam turnamen-turnamen internasional selain ganda putra dan ganda campuran.

Anggia/Ketut akan menghadapi wakil Thailand Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai yang mempunyai rekor 1-0 atas pasangan putri Tanah Air itu.

"Tentu kami ingin revans atas mereka. Kami tidak ingin kalah dan berjuang untuk pertandingan nanti," kata Ketut tentang semangat juara dari sektor ganda putri.

Pada nomor ganda putra, Fajar/Rian yang merupakan pasangan muda pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia akan melawan pasangan Thailand Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh.

Ganda Indonesia yang menjuarai turnamen Taipei Masters 2016 itu lebih diunggulkan menyusul catatan kemenangan 1-0 atas Kittinupong/Dechapol selain peringkat dunia yang lebih baik.

Terakhir pada nomor ganda campuran, pasangan peraih medali emas Olimipade Rio 2016 Owi/Butet akan tetap menjadi tumpuan andalan utama Indonesia setelah wakil-wakil andalan lain berguguran pada laga pertama dan kedua.

Pada pertandingan putaran perempat final, Owi/Butet akan menantang Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dari Malaysia. Pertandingan itu sekaligus menjadi pertemuan pertama kedua pasangan itu.

"Kami akan mempelajari permainan Tan/Lai karena kami belum pernah bertemu mereka. Penampilan mereka semakin berkembang. Mereka juga menjadi salah satu pasangan andalan Malaysia," kata Butet.

Persaingan laga perempat final juga semakin semarak dengan keberadaan pemain-pemain asing non-unggulan seperti tunggal putra Haseena Sunil Prannoy dan Srikanth Kidambi dari India, serta Kazumasa Sakai dari Jepang.

Pada nomor tunggal putri, atlet Thailand Nitchaon Jindapol akan menantang unggulan pertama asal Taiwan Tai Tzu Ying. Kemudian, pemain Malaysia Beiwen Zhang akan melawan unggulan enam China Sun Yu.

Indonesia Terbuka 2017 menampilkan sejumlah kejutan menyusul pemain-pemain unggulan yang telah tersingkir sejak laga pertama pada Selasa (13/6) dan Rabu (14/6) hingga pertandingan putaran kedua pada Kamis (15/6). (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Atman Ahdiat
Semangat Pemerintah Daerah Sumatera Barat untuk memacu pertumbuhan di sektor pariwisata terpancar pada Forum Investasi Regional ...
Baca Juga