Rabu, 23 Agustus 2017 - 31 Zulqaidah 1438 H

Indo Jalito Jakarta Salurkan Zakat Di Agam

Ilustrasi - Zakat. ( Antara)
Lubukbasung, (Antara Sumbar) - Kumpulan ibu-ibu perantau Minang di Jakarta atau Indo Jalito menyalurkan zakat sebesar Rp100 juta kepada 500 kepala keluarga kurang mampu di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (18/6).

"Ke 500 warga kurang mampu ini tersebar di Kecamatan Ampek Koto dan mereka mendapatkan zakat sebesar Rp200 ribu per kepala keluarga," kata Ketua Umum Indo Jalito Peduli Jakarta, Astri Asgani di Lubukbasung, Minggu.

Mudah-mudahan, katanya, zakat yang disalurkan ini bermanfaat bagi saudara di tanah kelahiran.

Dengan cara ini, maka mereka bisa memanfaatkan zakat untuk membeli kebutuhan Lebaran.

"Zakat ini sengaja kita salurkan menjelang lebaran agar bisa membantu saudara kita di kampung," katanya.

Pada Ramadhan 1438 Hijriyah, tambahnya, Indo Jalito menyalurkan zakat untuk Sumbar sebesar Rp260,6 juta yang tersebar di Kota Padang sebanyak Rp50 juta untuk 250 kepala keluarga, Kabupaten Sijunjung sebanyak Rp110,6 juta untuk 553 kepala keluarga dan Agam sebanyak 100 juta untuk 500 kepala keluarga.

Menurutnya pihaknya akan terus memperhatikan Ranah Minang dimana Indo Jalito merupakan kumpulan gabungan ibu-ibu perantau yang berasal dari kabupaten dan kota se -Sumbar yang berada di kota Jakarta.

Indo Jalito gabungan ibu-ibu dengan berbagai latarbelakang profesi seperti notaris, pengusaha, ibu rumah tangga dan lainnya.

"Ini wujud kecintaan Indo Jalito Peduli Jakarta terhadap tanah kelahirannya," katanya.

Sementara itu, Bupati Agam, Indra Catri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Indo Jalito yang telah menyalurkan zakat di Agam.

Selama ini, tambahnya, Indo Jalito sudah banyak berbuat untuk Agam seperti, menggelar sunatan massal di Kecamatan Baso pada Mei 2017 dan bantuan lainnya.

"Mudah-mudahan Indo Jalito terus memberikan bantuan setiap tahun kepada warga Agam," katanya. (*)




Editor : M R Denya

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Desca Lidya Natalia
     "Jadi Pak ni kalau mau jujur Pak, Saya sampek bilang 'Pak boleh gak sih saya ngomong? KPK itu independen apa ...
Baca Juga