Senin, 26 Juni 2017 - 2 Syawwal 1438 H

Polisi Padangpariaman Kerahkan 210 Personel Amankan Lebaran

Kapolres Padangpariaman, AKBP Eri Dwi Hariyanto. (Antara Sumbar/Aadiaat M.S)
Parit Malintang, (Antara Sumbar) - Kepolisian Resor Padangpariaman, Sumatera Barat mengerahkan 210 personelnya untuk melakukan pengamanan arus mudik dan balik lebaran dalam Operasi Ramadniya Singgalang 2017.

"Jumlah tersebut dibagi ke dalam delapan pos yang tersebar di wilayah hukum Padangpariaman," kata Kapolres Padangpariaman, AKBP Eri Dwi Hariyanto di Lubuk Alung, Senin.

Ia mengatakan delapan pos tersebut terdiri dua pos pelayanan yaitu di Bandara Internasional Minangkabau dan Pasar Lubuk Alung serta enam pos lainnya sebagai pengamanan yang berlangsung dari 19 Juni sampai 4 Juli 2017.

Pihaknya juga memusatkan perhatian pada tiga tempat yang sering terjadi kemacetan di daerah itu yaitu, Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, dan Malibu Anai.

"Kami mengundang pengendara untuk datang ke pos-pos yang telah kami sediakan untuk berkonsultasi apabila kesulitan dalam perjalanan," katanya.

Pihaknya telah siap membantu pengendara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ramadniya berlangsung.

Ia pun mengimbau pengendara untuk mengutamakan keselamatan dari pada kecepatan serta bersabar dalam berkendara apabila terjadi kemacetan.

"Jangan paksakan berkendara apabila mengantuk dan diharapkan segera beristirahat agar tidak terjadi kecelakaan," ujarnya.

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia mengerahkan sebanyak 167.147 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan balik dalam Operasi Ramadniya 2017.

"Jumlah tersebut terdiri atas personel Mabes Polri sebanyak 2.956 orang, 97.444 anggota sejumlah polda, TNI sebanyak 13.131 orang, Dinas Perhubungan sebanyak 9.778 orang, 11.720 anggota Satpol PP, 9.128 anggota Dinas Kesehatan, 22.990 orang anggota Pramuka," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu.

Menurut dia, dalam pengamanan arus mudik dan arus balik akan disiagakan 3.097 pos pengamanan, 1.112 pos pelayanan dan tujuh pos terpadu di seluruh Indonesia. (*)




Editor : Mukhlisun

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Miko Elfisha
          Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy baru saja menetapkan sistem pendidikan baru ...
Baca Juga