Minggu, 25 Juni 2017 - 31 Ramadhan 1438 H

3.000 Paket Sembako Bagi Warga Miskin di Pariaman

Pasar murah. (ANTARA SUMBAR)
Pariaman, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat menggelar pasar murah bagi warga miskin sebagai upaya menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah di daerah itu.

"Pasar murah ini selalu digelar pemerintah daerah setiap tahun untuk membantu masyarakat yang kurang mampu," kata Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman di Pariaman, Senin.

Ia mengatakan total 3000 paket sembako yang dibagikan secara langsung dengan jumlah subsidi mencapai Rp60 ribu per paketnya.

"Masyarakat cukup membayar Rp20 ribu per paket bantuan subsidi dari pemerintah daerah bersama Bank Nagari dan Bank BRI cabang setempat," katanya.

Selain mengadakan pasar murah, ujarnya pemerintah daerah juga mengadakan bazar murah khusus perlengkapan atau kebutuhan saat lebaran.

Beberapa barang yang dijual diantaranya, baju muslim, kue-kue, sepatu dan berbagai kerajinan khas Kota Pariaman.

Kegiatan pasar murah dan bazar itu, sebutnya merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menekan laju inflasi yang kerap terjadi menjelang lebaran.

"Harga yang ditawarkan jauh lebih murah jika dibandingkan di pasar, sehingga diharapkan mampu menekan dan menurunkan angka inflasi," ujarnya.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan dengan pangan untuk melaksanakan pasar murah, karena cukup efektif dalam mengendalikan inflasi.

"Sebelumnya beberapa OPD sudah melaksanakannya. Sebelum lebaran 1438 Hijriah, dinas lain juga kalau bisa melaksanakan," katanya.

Dinas yang telah melaksanakan diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar.

"Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian, dan Dinas Pangan bisa melaksanakan pasar murah ini. Setidaknya di halaman kantor masing-masing," tambahnya. (*)

Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Miko Elfisha
          Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy baru saja menetapkan sistem pendidikan baru ...
Baca Juga