Sabtu, 21 Oktober 2017 - 31 Muharram 1439 H

Presiden Ingatkan Masyarakat Dalam Gunakan Kartu Indonesia Pintar

Siswa menunjukkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan buku rekening tabungan. (Antara)
Sumenep, (Antara Sumbar) - Presiden RI Joko Widodo meminta para pemegang Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Program Keluarga Harapan hati-hati menggunakan dananya.

"Yang pegang ini hati-hati, mengambil uang secukupnya saja, syukur-syukur bisa ditabung," kata Presiden Jokowi sambil menunjukkan contoh kartu itu.

Presiden menyampaikan hal itu ketika membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Program Keluarga Harapan di lapangan SMKN 1 Sumenep, Jawa Timur, Minggu.

Presiden menyebutkan dana dari KIP tidak boleh dipakai untuk membeli pulsa telepon selular.

"Kalau duitnya untuk beli pulsa, kartunya dicabut, pada tahun depan tidak diberi lagi," katanya.

Untuk siswa SD, pemegang KIP mendapatkan dana sebesar Rp450 ribu,siswa SMP Rp750 ribu, dan SMA/SMK mendapatkan Rp1 juta.

"Mengambilnya di BRI, itu di Sumenep cukup untuk memenuhi kebutuhan, di Jakarta saja cukup," kata Jokowi.

Untuk dana dari PKH, dana dari program itu untuk urusan yang berkaitan dengan anak, pendidikan anak, sekolah anak, gizi anak, telur untuk anak, sayur-mayur, buku tulis, dan seragam sekolah.

Dalam kesempatan itu, Presiden bertanya kepada hadirin apakah jika suami meminta untuk membeli rokok dikasih.

"Tidak boleh, apalagi untuk beli rokok. Tolong diberi tahu suami, Pak uang ini untuk gizi anak, sama sekolah, dan pendidikan anak, untuk beli rokok silakan cari sendiri, ngomongnya yang alus, jangan dibentak. Kalau sambil marah, ramai nanti kalau seperti itu," kata Jokowi. (*)


Editor : M R Denya

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Atman Ahdiat
Semangat Pemerintah Daerah Sumatera Barat untuk memacu pertumbuhan di sektor pariwisata terpancar pada Forum Investasi Regional ...
Baca Juga